Jumaat, 29 Januari 2010

Al-Fatihah.....

24hb January 2010...bersamaan 8 Safar 1431 Hijrah....tepat pukul 11.50pm....aku telah kehilangan orang yang amat aku sayangi.....pada tarikh itu...emak telah pergi menyahut panggilan Illahi...

Pada hari Ahad itu...aku telah menjemput beberapa kaum ibu untuk bersama-sama aku membacakan Yassin untuk emak...dengan niat agar kesakitan yang ditanggungnya akan berkurangan.

Lewat petang itu, aku lihat perubahan pada wajah dan suhu badannya yang semakin lemah....aku mengajarnya mengucap dan beristifar berulangkali......kemudian keadaannya menjadi stabil semula...hinggalah ke malam.....kerana malam yg semakin larut...dan memandangkan esok Ayna bersekolah...aku mengajak Zul..untuk pulang kerumah....

Sebelum pulang...aku sempat membisikkan kalimah syadah dan selawat ketelinga emak...sambil memohon kemaafan dan meminta emak menghalalkan susu, makan dan minum sepanjang aku bersamanya....aku juga mengatakan yang aku redha...sekiranya Dia ingin mengambil emak dari kami semua....

Setiba dirumah...ketika aku sedang menghidangkan makan malam utk Zul....aku menerima panggilan mengatakan emak telah pergi meninggalkan kami semua. Aku terkedu dan tak mampu untuk berbuat apa lagi...hanya airmata yang mengiringi berita itu. Aku pengsan....

Aku hanya sedar lewat pukul 5 pagi...dikejutkan Zul....untuk kerumah mak....Setibanya aku disana....hanya airmata adik-beradik yg menyambut aku....Aku cuba bersikap tenang dan terima segalanya dengan redha.
Hanya Allah yang maha mengetahui perasaan aku ketika itu....

Sesungguh aku pasrah dan redha dengan ketentuanNya. Doaku "Semoga roh emak ditempatkan disamping orang-orang yang beriman dan mendapat keredhaNya...PadaMu Ya Allah....ampuni dosa ibuku...dan tempatkan dia disamping org-org yg Kau redhai....AMIN...." AL-FATIHAH....

Ida sayang emak......terima kasih diatas segalanya.

Pelajaran Dari Iman Al Ghazali

PESANAN

Imam Ghazali : Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?
Murid 1: Orang tua
Murid 2: Guru
Murid 3: Teman
Murid 4: Kaum kerabat
Imam Ghazali : Semua jawapan itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI.
Sebab itu janji Allah bahawa setiap yang bernyawa pasti akan mati
( Surah Ali-Imran :185).

Imam Ghazali : Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ?
Murid 1: Negeri Cina
Murid 2: Bulan
Murid 3: Matahari
Murid 4: Bintang-bintang
Imam Ghazali: Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU.
Bagaimanapun kita, apapun kenderaan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.

Imam Ghazali: Apa yang paling besar didunia ini ?
Murid 1: Gunung
Murid 2: Matahari
Murid 3: Bumi
Imam Ghazali: Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU
(Surah Al Araf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka.

IMAM GHAZALI Apa yang paling berat didunia?
Murid 1: Baja
Murid 2: Besi
Murid 3: Gajah
Imam Ghazali: Semua itu benar, tapi yang paling be! rat adalah MEMEGANG AMANAH
(Surah Al-Azab : 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah.

Imam Ghazali: Apa yang paling ringan di dunia ini ?
Murid 1: Kapas
Murid 2: Angin
Murid 3: Debu
Murid 4: Daun-daun
Imam Ghazali: Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan solat

Imam Ghazali: Apa yang paling tajam sekali di dunia ini?
Murid- Murid dengan serentak menjawab : Pedang
Imam Ghazali: Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ! ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hatidan melukai perasaan saudaranya sendiri.

Selasa, 19 Januari 2010

Resepi : Salad Kentang Kari


Petua : Memilih Ikan Segar



Bagi menggelakkan anda terbeli ikan lama,
cuba perhatikan perkara berikut ketika memilih ikan.
Pastikan insang ikan masih merah atau mata ikan masih jernih.
Selain itu, tekan sedikit dagingnya dengan jari anda.
Ikan segar tidak akan meninggalkan kesan di tempat yang ditekan.